Friday, May 29, 2015

Hidup Sehat Tanpa Stres

Friday, May 29, 2015 Posted by rizka farizal , 10 comments
Awal menjalankan hidup sehat sejak kepergian mendiang papi. Kepergian yang mendadak dan tidak disangka-sangka padahal umurnya masih muda saat itu. Papi yang biasanya selalu fit tiba-tiba dibawa ke rumah sakit karena muntah berdarah. Setelah 3 hari dirawat, papi pergi meninggalkan kami. Menurut diagnosa dokter, papi positif menderita hepatitis bahkan organ hatinya sudah pecah makanya muntah berdarah. Kami kaget dengan diagnosanya. Karena tidak ada tanda-tanda penyakit hepatitis seperti badan kuning, mata kuning, badan lemes, perut buncit. Papi juga terbiasa menjaga makanan, tidak merokok, tidak minum alkohol tapi kok masih bisa menderita hepatitis? 

Setelah kepergian papi, aku termotivasi menjalankan pola hidup sehat seru supaya selalu sehat. Seru? Iya, aku menjalankannya dengan happy, santai dan tidak terbebani. Inilah pola hidup sehat seru versiku:

  1. Cuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah toilet, setelah berkotor-kotoran. Aku membiasakan cuci tangan dengan sabun supaya tidak terkena virus.
  2. Vaksinasi dan cek kesehatan. Dua bulan setelah kepergian papi, aku dan keluargaku mengecek kesehatan. Alhamdulillah kami semua negatif menderita hepatitis. Tak cukup di situ, kami juga menjalankan vaksinasi hepatitis dengan waktu berkala.
  3. Mengkonsumsi makanan sehat dan nutrifood. Meskipun seorang food blogger, aku tetap selektif memilih makanan. Karbohidrat, protein, sayuran dan buahan menjadi konsumsiku sehari-hari. Jujur, saat ini aku belum bisa menganut paham one day no rice. Karena aku butuh asupan gizi untuk meningkatkan berat badan. Iya, saat orang lain diet, aku malah ingin gemuk. Aku mencoba food combining terutama dengan protein. Contoh tidak bersamaan makan daging dan ikan karena keduanya berasal dari habitat yang berbeda dan melarut di tubuh juga berbeda. Meskipun demikian ada makanan yang aku hindari, seperti: MSG, makanan kalengan, minuman bersoda, berwarna dan beralkohol. Aku sering request kepada penjual makanan untuk tidak memberikannya.
  4. Berkebun. Aku mulai suka berkebun saat menjadi penggiat bdgberkebun. Berkebun bermanfaat bagi kesehatan. Aku bisa menyicipi makanan organic yang langsung ditanam sendiri. Berkebun juga menjadi pengganti olahraga.
  5. Jalan dan lari santai. Sehari itu mungkin > 2 jam aku berjalan santai.
  6. Istirahat cukup dan tidak begadang. Aku ingat diagnosa dokter bahwasanya organ hati papi sudah bekerja di atas normal. Makanya aku berusaha untuk tidak memforsir tubuh.
  7. Tidak stres. Bagiku inilah yang terpenting dari pola hidup sehat. Karena stres dapat menyebabkan berkurangnya nafsu makan. Sekeren apapun metode mengkonsumsi makanan, akan luruh saat stres. Stres juga menyebabkan insomnia karena banyak pikiran. Parahnya lagi stres bisa membuat malas menjalankan hidup sehat. Percuma deh point-point sebelumnya. Jika sudah malas, program hidup sehat gagal dijalankan. Saat usiaku sekarang, sangat rentan merasa stres. #malahcurhat Tapi aku berusaha untuk mengendalikannya. Jika mulai stres, biasanya aku menyalurkan hobiku dengan menulis, browsing, jalan-jalan supaya hidupku kembali happy. Sebenarnya upaya pengendalian stres yang paling manjur adalah beribadah dan bertawakal. Karena aku yakin Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik untukku.

Begitulah pola hidup sehat seru versiku. Oh iya, supaya konsisten menjalankannya, aku sering mengevaluasi pola hidup sehat setiap minggu. Aku juga selalu bersyukur karena sadar sehat itu mahal. Yuk menjadi #HealthAgent bersama Nutrifood supaya sehat.

Thursday, May 28, 2015

Maninjau, Danau Ribuan Keramba

Thursday, May 28, 2015 Posted by rizka farizal 2 comments
Kesan Maninjau, Sumatera Barat bagiku bukan hanya kampung halaman tempat nenek buyutku lahir. Bagiku Maninjau adalah danau tektonik dengan pemandangan terindah. Apalagi jika melihat Danau Maninjau dari kelok 44, makin elok pemandangannya. Tak hanya pemandangan, Danau Maninjau juga kaya akan hasil perikanan. Banyak hasil danau yang hanya ada di Maninjau, seperti: pesi (kerang versi mini), ikan bada (ikan sebesar telunjuk), rinuak (ikan sangat mini berukuran sekitar 1 cm). Semua hasil danau tersebut menjadi sumber lauk pauk penduduk dan oleh-oleh bagi wisatawan. 

Sadar akan potensi perikanan Maninjau, banyak penduduk yang mencari penghasilan dari perikanan. Bermula dengan pesi, ikan bada dan rinuak kemudian penduduk setempat mencari peluang bisnis untuk budidaya perikanan. 

Adalah keramba jaring apung yang biasa disebut penduduk setempat dengan "karamba" menjadi bisnis budidaya perikanan di Maninjau. Keramba adalah sarana pemeliharaan ikan berbentuk persegi yang terapung di air. Jenis ikan yang biasa dibudidayakan adalah nila. Keramba Danau Maninjau memiliki kerangka bambu (batuang) dengan media jaring dan kerangka besi dengan media pelampung berupa drum plastik. Untuk keramba batuang dibutuhkan 18 batang batuang sedangkan keramba besi dibutuhkan 16 drum. Ukuran keramba keseluruhan 6x6 meter dengan luas jaring 5x5 meter.


Budidaya keramba dimulai dengan sterilisasi benih. Caranya dengan merendam dalam larutan Kalium Pemanganat selama 15-30 menit. Setelah itu, tebarkan benih pada sawah pembibitan. Setelah 1 bulan pembibitan, tebarkan bibit ikan (biasanya berukuran 1 inchi) ke keramba. Sebaiknya penebaran bibit dilakukan pagi hari supaya ikan tidak kaget atau mati akibat perbedaan suhu. Lama budidaya ikan keramba sekitar 3-4 bulan sampai ikan siap panen. Selama pemeliharaannya, berikan pakan berupa pelet selama 3 kali/hari: pagi, siang, malam.


Budidaya keramba Maninjau sangat menguntungkan. Penduduk tidak khawatir dengan sempitnya lahan tanah karena budidaya keramba dilakukan di danau. Modal budidaya keramba juga tidak terlalu mahal. Budidaya keramba tidak hanya untuk konsumsi pribadi/keluarga tapi juga dapat dijual dengan laba yang lumayan. Penjualannya sampai ke luar Maninjau bahkan luar provinsi Sumatera Barat seperti Riau dan Jambi.

Melihat potensi bisnis budidaya keramba Maninjau, banyak pengusaha luar yang tertarik. Saat ini, budidaya keramba justru lebih banyak milik pengusaha luar Maninjau daripada penduduk setempat. Bahkan, keramba sudah over capacity. Jumlah ideal keramba Maninjau 3.000 petak. Saat ini, jumlah keramba sudah lebih 30.000 petak.

Masalah over capacity mengakibatkan berkurangnya keindahan wisata Danau Maninjau. Selain itu, mengakibatkan berlebihnya jumlah pakan yang masuk ke danau. Karena terlampau banyaknya pakan yang ditebar, ikan pun tak sanggup memakannya. Sehingga seperlima dari pakan yang tidak dimakan ikan (sekitar 18.000 ton) mengendap di dasar danau sebagai sedimen kimia. Sisa pakan mengakibatkan peningkatan kadar fosfat dan nitrogen sehingga menimbulkan ledakan organisme mikro yang dapat menguras sumber daya oksigen. Para peneliti menyebut kondisi tersebut "ekosistem air danau mati"[1]. 

Masalah lain dari keramba Maninjau adalah peristiwa alam berupa angin atau hujan yang membuat danau berombak dan membuat sedimen pakan menyebar ke permukaan. Peristiwa tersebut disebut tubo belerang. Tubo belerang mengakibatkan kematian masal ikan sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap.

Upaya Memajukan Budidaya Ikan Keramba Danau Maninjau

Untuk mengatasi masalah budidaya keramba, perlu dilakukan upaya sebagai berikut:

  1. Petani memberikan pakan organic yang tidak merusak lingkungan dan tidak memberikan pakan ikan berlebihan. Untuk mengurangi pengendapan di dasar danau, petani dapat menyedot tumbukan pakan yang mengendap. Petani juga harus memiliki break time dengan tidak menebar benih. Disarankan pada musim hujan (bulan Oktober-Januari). Selain itu, perlu melakukan panen secara dini agar tidak menimbulkan over capacity.
  2. Petani harus mengatur kedalaman dan jarak antar keramba dengan bibir danau. Petani juga dapat membuat model keramba alternatif seperti keramba jaringan berlapis. Sehingga pakan yang tidak dimakan ikan pada lapisan atas dapat dimakan ikan pada lapisan bawah. 
  3. Pemerintah harus menegakkan peraturan yang dibuatnya sendiri, yaitu Perda No.5/2014 tentang Pelestarian Danau Maninjau. Pemerintah harus membatasi jumlah keramba. Sebaiknya budidaya keramba hanya untuk penduduk setempat dan tidak perlu pengusaha luar Maninjau. Penduduk setempat juga perlu dibatasi jumlah kerambanya. Selain itu, lokasi keramba perlu ditertibkan untuk kenyamanan wisatawan ke Danau Maninjau. Sebaiknya lokasi keramba terletak dekat hutan yang jauh dari wisatawan. 
  4. Perlunya kerja sama dengan lembaga/perusahaan perikanan/akuakultur yang peduli dengan kelestarian ekologi dengan memberikan pelatihan kepada petani tentang budidaya perikanan seperti CP Prima. CP Prima adalah perusahaan akuakultur terkemuka di Indonesia yang bergerak di bidang pakan dan makanan olahan. Sejak berdiri April 1980, CP Prima sudah memproduksi dan memasarkan pakan budidaya perikanan, benur, probiotik dan produk udang untuk pasar ekspor dan dalam negeri. CP Prima juga mengevaluasi kinerja dan kontribusi di bidang sosial dan menetapkan praktik yang ramah lingkungan di seluruh proses operasional[2].

Referensi:


Wednesday, May 20, 2015

Pengen Cantik, Euy

Wednesday, May 20, 2015 Posted by rizka farizal 6 comments
Pengen cantik, euy

Tetiba hasrat itu terpikir dibenakku. Maklum keseharianku biasanya sangat cuek, kadang ngga pakai bedak, ngga pakai lipstick atau lips balm, sering pakai pakaian belel. Dengan penampilan seperti itu, aku sering banget diceramahin mami. Maklum mami aku itu orangnya modis, ratu matching di kantor, suka dandan. Bener-bener bertolak belakang lah denganku.

Pengen cantik, euy

Sadar perempuan itu harus dandan biar cantik tapi kan disesuaikan juga dengan situasinya. Kalau acara pesta nikahan sering sih dandan pake bedak, lips balm, kerudung ala hijabers, baju agak rempong. Tapi kan ngga tiap hari pergi nikahan atau acara formal. Lebih banyak acara santai dengan kostum dan dandanan yang santai juga.

Pengen cantik, euy

Gimana ya? Dandanan yang rempong aja bisanya hanya pakai bedak dan lips balm. Ngga punya alat make up yang lengkap. Bahkan, nama-nama alat make up aja banyak yang ngga tau. #Kesian Belum lagi takut dengan alat make up yang dipakai di kelopak mata bawah. *apa ya nama alatnya? Rasanya orang yang dandanin mau nyolok mataku. Hiks.

Pengen cantik, euy

Tetiba ada yang mengajak make up class plus nonton film Hijab gratis. Oh Tuhan, tau saja kalau aku pengen banget belajar dandan. Rejeki anak sholeh. Begitulah ungkapan yang tepat. Alhamdulillah…

Acara make up class diadakan oleh MAZAYA. Sebuah brand make up muslimah baru di Indonesia. Bersama Blogger BDG dan Komunitas Indonesia Hijab Blogger, aku mengikuti rangkaian acara make up class yang diadakan di arena show, Trans Studio. Meskipun agak telat tapi tetap antusias mengikuti rangkaian acaranya.


Melihat bedak yang bermacam-macam, aku pun bingung memakai bedak. "Duh, ini pakainya gimana ya?", kataku kepada teh efi yang duduk di samping. Teh efi pun mengajarkanku cara memakai bedak. Kebetulan juga teh efi sudah pernah mengikuti make up class yang diadakan MAZAYA.



Setelah berbedak, kami diajarkan cara menggunakan eye shadow, lipstick dan blush on. Pluk pluk dandannya pun selesai.

Suka banget deh dengan produk MAZAYA. Halal sudah pasti. Kandungan produknya juga nyaman. Selain warnanya netral minimalis, pastel, ngga menor, bahannya pun ringan di kulit. Cocok bangetlah dipake sehari-hari untuk hang out nge-mall gituh.

Ada yang berpendapat kalau berdandan (tabarujj) dilarang digunakan kepada laki-laki yang bukan mahram. Tapi kalau bertabarujj untuk laki-laki yang mahram, itu sangat dianjurkan. Selain itu, bertabarujj dengan minimalis dan tidak menor saat ke luar rumah juga ngga ada salahnya kan? Memang kecantikan hakiki itu bukan dari fisik (face) tapi dari hati. Namun, sebagai perempuan berpenampilan rapi juga ibadah.

Beruntungnya lagi, setelah make up class ada acara jumpa pers dengan artis film Hijab. Saat itu, artis yang datang adalah Clarissa Putri, Natasha Rizki dan Mike Luccok. Ketiga artis itu menceritakan proses pengambilan, suka duka selama syuting film Hijab. Menurut mereka, film Hijab itu tidak seberat judulnya, komedi ringan. Setiap orang bisa menonton. Setiap artis bermain natural, tidak ada kesan yang menceramahi. Dan yang paling utama adalah setiap pemain dapat mengambil pesan dari film Hijab. 

Bersama pemain fim Hijab dan Blogger BDG

Review Film Hijab
 

Film Hijab adalah film komedi yang bercerita tentang 3 orang muslimah (Bia, Sari, Tata) yang berhijab karena "terjebak". Selain itu, ada 1 orang muslimah lagi (Anin) yang masih belum berhijab tapi bersahabat dengan ketiga orang muslimah. Mereka sering berkumpul bersama keluarga setiap bulannya lewat acara arisan. Hingga suatu ketika, suami Sari (Gamal) bercelutuk "sepertinya arisan ini adalah arisan bapak-bapak karena yang bayar bapak-bapak". Semuanya pun terdiam.

Keempat muslimah tersebut mulai menyadari bahwa mereka harus mandiri. Mereka pun berencana membuka boutique Hijab bernama Meccanism. Berbekal modal orang tua dan temannya orang tua Anin, mereka pun memulai usahanya. Strategi marketing pun mereka ke luarkan. Mulai dari media sosial, bekerja sama dengan seleb fashion blogger, launching store Meccanism, sampai diundang acara International Fashion Week. Selama menjalankan bisnis, mereka juga mengalami kondisi pasang surut. Mulai dari complaint pelanggan sampai masalah keluarga.

Bisa dibilang Film Hijab itu film kontroversi. Ada yang berpendapat positif. Ada juga yang berpendapat negatif. How about me? Menurutku film Hijab ada positif dan negatifnya. Positifnya pesan film Hijab itu tentang urgensi restu suami. Sebagai istri hendaklah patuh kepada suami. Istri harus jujur kepada suami. Pesan itu sangat jelas disampaikan film Hijab. Pesan lainnya adalah saat scene terakhir. Anin yang mulanya belum menggunakan Hijab kemudian menggunakan Hijab dengan hati nuraninya. Tanpa paksaan. Subhanallah.

Adapun negatif film Hijab adalah adanya scene yang menunjukan bir, mabuk, club "dunia malam". Padahal minuman keras itu haram dalam Islam. Ada juga scene yang menunjukan Sari tidak berhijab syar’I (kelihatan lehernya).

Terlepas dari pro kontra film Hijab, aku sangat senang menghadiri undangan MAZAYA. Selain impianku untuk belajar make up tercapai, aku juga bisa bertemu artis Clarissa Putri yang katanya mirip denganku. Please, jangan muntah yah! Itu bukan pendapatku tapi pendapat sepupuku. Mungkin ada yang salah dengan matanya. Peace!

Thursday, May 07, 2015

Desain Interior Impian

Thursday, May 07, 2015 Posted by rizka farizal 3 comments
Setiap orang punya rumah impiannya masing-masing. Kalau rumah impian versi aku sih rumah yang berdesain minimalis dengan luas yang lapang, halamannya memiliki kebun lengkap dengan sayuran organic, sedangkan interior ruangan maunya sih bernuansa shabby chic.

Shabby chic?

Kalau yang pernah ke cafe Tree House dan Djoeroe Masak di Bandung pasti tau interior Shabby chic. Itu loh interior dari bahan yang sudah "lusuh" di daur ulang menjadi baru, indah dan mewah. Bahan yang sudah didaur ulang tersebut justru banyak dipakai orang yang berekonomi menengah ke atas. Bahan shabby chic itu biasanya berwarna pastel dan ada bunga-bunganya. So, kesannya unyu-unyu lembut gitu deh.

Sebenarnya beberapa stuff yang shabby chic seperti dinding ruangan, kotak perhiasan, sarung bantal bisa dibuat sendiri. Buat kotak perhiasan; tinggal beli saja kertas kado yang wallpaper shabby chic trus tempel ke kotak perhiasan. Buat sarung bantal; tinggal beli bahan meteran berwarna pastel atau bunga-bunga lembut kemudian jahit seukuran bantal yang tersedia. Sedangkan dinding ruangan tinggal beli cat berwarna pastel.

Bagaimana nasib furniture lainnya?
Dulunya aku bingung tuh mencari furniture yang shabby chic. Apalagi di kota kecilku ini. Ngga bakal ada tuh furniture shabby chic.

Iseng-iseng aku meluncur ke website online shop yang lagi happening di media sosial. Apalagi kalau bukan Shopious. Beneran loh hampir setiap blogwalking ada yang mengulas Shopious. Ditambah lagi dengan Instagram Shopious yang instagramable.

Shopious adalah media iklan online shop yang ada di Instagram. Penjual Instagram tidak perlu repot mengupload foto jualannya ke Shopious karena semuanya dilakukan secara otomatis sehingga penjual bisa santai-santai menunggu orderan datang. Tidak hanya itu, penjual juga tidak perlu membuat beraneka ragam hashtag Instagram. Karena Shopious langsung memasukan produk jualan dari Instagram tanpa hashtag ke website Shopious. Jadi, jika ada pembeli yang tidak mempunyai akun Instagram, masih bisa belanja produk di website Shopious. Keren dan praktis kan?

Oh iya, Shopious fungsinya hanya untuk mengiklankan produk dan tidak menyimpan stok barang. Jadi, jika barang yang dicari sold out, jangan salahkan Shopious yah!

Awalnya aku kira Shopious hanya menjual produk fashion seperti pakaian, sepatu, tas dan aksesoris. Ngga taunya setelah diubek-ubek, Shopious juga menjual gadget dan furniture rumah. Aku pun semakin KEPO dengan website Shopious. Sampai akhirnya aku menemukan furniture yang bernuansa shabby chic. Duh, mataku ngga bisa berkedip melihat produk shabby chic yang unyu-unyu. Mana banyak lagi produknya.

tempat telur shabby chic credit: Shopious

jam tangan shabby chic credit: Shopious
lemari shabby chic credit: Shopious
kulkas shabby chic credit: Shopious
kitchen set shabby chic credit: Shopious
kursi shabby chic credit: Shopious
sarung bantal shabby chic credit: Shopious

Beli furniture via online shop ngga ribet tuh?
Ngga donk!

Karena online shop Shopious mempermudah pembeli saat order. Pembeli tinggal klik foto barang atau nama toko. Pada setiap foto tertera nomor kontak penjual. Kemudian pembeli langsung menghubungi nomor kontak penjual barang atau toko. Gampil bingits, kan?

Iya, kalau barangnya kecil dan gampang dikirim via pos atau jasa kurir sih gampang. Kalau furniture-nya segede gaban gimana donk? Hei, ngga usah khawatirlah. Sudah banyak kan jasa pengiriman dan pengangkutan barang yang segede gaban. So, ngga masalahlah beli kursi atau lemari Shabby chic impian.

Bagaimana kredibilitas Shopious?

Shopious memiliki kredibilitas tinggi dan merupakan media online terpercaya. Shopious menyeleksi ketat terhadap penjual dan toko-toko yang ada dalam website. Shopious me-review produk dan toko-toko kemudian mengajak bicara pemilik toko untuk mengetahui kejujuran tokonya. Setelah itu penjual dan pemilik toko diwajibkan membayar biaya membership untuk menjadi member Shopious. Jadi, Insya Allah aman berbelanja di Shopious.

 
tonton video Shopious bentar yuk