Thursday, November 07, 2013

Kenapa disebut "BANCI"?

Thursday, November 07, 2013 Posted by rizka farizal 2 comments
Bingung deh dengan kamus bahasa gaul jaman sekarang. Banyak istilah yang menurut aku sudah mengalami pergeseran makna. Istilah yang dulunya hanya bahasa pameo tapi di jaman sekarang istilah itu menjadi kebanggaan. Contohnya saja istilah BANCI. Setau aku makna banci itu adalah seorang pria yang berperilaku seperti seorang wanita, baik dalam berpakaian, perilaku, berbicara, berjalan, berdandan, maupun sifat-sifat feminin lainnya. Padahal banci yang karena sengaja meniru-niru seorang wanita (bukan banci alami sejak lahir) itu merupakan perbuatan tercela, tergolong dosa besar, dan dilarang oleh Allah. Bahkan, ada hadits juga yang mengatakan bahwa "Rasulullah SAW melaknat para pria yang menyerupai wanita, dan para wanita yang menyerupai pria".

Akan tetapi makna BANCI itu sekarang sudah mengalami pergeseran makna menjadi suka, senang, crazy, interest, dan semua yang mengandung makna menyenangkan lainnya. Entah karena pengen menyebut antonim dari benci itu tinggal diganti banci, enggak tau jugalah. 

Ada seseorang yang suka difoto disebut banci foto, ada seseorang yang suka kontes disebut banci kontes, ada seseorang yang suka dandan disebut banci dandan, ada orang yang suka ke salon disebut banci salon, ada seseorang yang suka traveling disebut banci traveling, ada seseorang yang suka tampil di acara-acara disebut banci tampil, dan lainnya. WHY IS CALLED “BANCI”? Apakah tidak ada istilah lain yang lebih okeh? 

Konon katanya istilah banci yang bermakna menyukai itu memang sering dilakukan banci. Misalnya banci foto dan banci dandan. Para banci memang suka narsis dengan memotret diri sendiri. Mereka juga sering berdandan dan bermake-up ria. Tapi kenapa juga kita harus berkiblat kepada banci? Enggak ada tokoh panutan lagi yah sampe banci dijadikan kiblat? Bye the way anyway, tetep aku masih geuleuh dengan istilah BANCI.

Reaksi:

2 comments:

  1. Aku juga masih bingung, kenapa yg suka ikutan kontes dibilang banci kontes? :)

    ReplyDelete
  2. Betul mbak Santi. Kenapa disebut banci kontes? Kita kan enggak banci. huhu

    ReplyDelete