Thursday, October 03, 2013

Arti Kebanggaan

Thursday, October 03, 2013 Posted by rizka farizal 18 comments
Kebanggan bukan karena terlahir dari keluarga terhormat tapi kebanggan itu ketika berhasil membanggakan keluarga
Kebanggaan bukan karena mempunyai banyak teman tapi kebanggaan itu ketika dapat membahagiakan teman
Kebanggaan bukan karena wajah yang rupawan tapi kebanggaan itu ketika memiliki hati yang bersih
Kebanggaan bukan karena prestasi yang berderet tapi kebanggaan itu dilihat dari kesungguhan untuk memperoleh prestasi
Kebanggaan bukan karena harta yang berlimpah tapi kebanggaan itu ketika membagikan harta kepada orang lain
Kebanggaan bukan karena jabatan yang tinggi tapi kebanggaan itu ketika dapat menjadi contoh pemimpin yang teladan kepada bawahan
Kebanggaan bukan hanya karena gelar pendidikan yang berderet tapi kebanggaan itu ketika dapat berbagi ilmu dengan orang lain
Kebanggaan bukan karena tidak pernah gagal tapi kebanggan itu ketika bisa bangkit kembali setelah gagal
Kebanggan bukan hanya dimiliki orang yang superior tapi kebanggan itu dimiliki setiap orang
Kebanggan bukan saat menerima tapi kebanggaan itu saat memberi

Kebanggaan bukan hanya sekedar memberi tapi memberi dengan rendah hati dan ikhlas
Itulah kebanggan yang hakiki, ada di hati, tak bisa dilihat, tak bisa didengar tapi hanya bisa dirasakan
***
Setiap orang mempunyai kebanggaan masing-masing. Karena Tuhan telah memberikan kelebihan dan kelemahan kepada setiap orang. Kelemahan bukanlah hambatan tapi kelemahan adalah sebuah kekuatan. Kita bisa berkaca kepada seorang tokoh terkenal yang bernama Hellen Keller. Dia mempunyai kelemahan dari segi fisik yaitu tuna netra dan tuna rungu. Tapi Dia tetap semangat belajar hingga memperoleh gelar Doctor Honoris Causa. Dengan keterbatasannya, Dia berhasil membuat karya novel dan meraih piala Oscar dari film yang menceritakan kisah hidupnya sendiri sebagai tuna netra dan tuna rungu. Peraih The Presidential Medal of Freedom, The Lions Humanitarian Award ini juga berhasil menjadi trainer yang menginspirasi para tuna netra dan tuna rungu untuk terus semangat menjalankan hidup. Bahkan, Dia berhasil mengumpulkan uang dan mendirikan yayasan untuk Tuna Netra dan Tuna Rungu.

Kebanggan itu dimulai dengan menerima. Menerima dan mensyukuri segala pemberian Tuhan tanpa mengeluh sedikitpun. Saya sangat bersyukur bisa hidup di jaman sekarang. Saya sangat bangga bisa menerima kritikan yang membangun dari orang lain dan mengubahnya agar lebih sukses. Karena kritikan itu merupakan wujud perhatian orang lain untuk menghargai Saya. Selain itu, Saya juga bangga menerima nilai akhir ujian setelah melakukan usaha yang sungguh-sungguh. Karena usaha itu berbanding lurus dengan hasil yang akan didapat. 

Kebanggan itu tidak hanya menerima tapi juga memberi. Seperti kata pepatah lebih baik memberi daripada menerima. Menurut Saya, lebih baik memberikan kepercayaan diri sendiri daripada hanya menerima kritikan atau pujian orang lain. Lebih baik memberikan sebagian materi (rejeki) dengan berzakat & bersedekah daripada hanya menerima rejeki/nikmat Tuhan dengan menggunakannya secara konsumtif. Yakinlah bahwa rejeki itu tidak akan habis jika diberikan kepada orang lain. Apabila tidak memiliki kelebihan materi, janganlah bersedih. Karena memberi itu tidak hanya berupa materi. Setiap manusia bisa memberikan semua energi dan potensi yang dimilikinya agar bermanfaat untuk orang lain. Contohnya belajar dengan tekun supaya bisa membanggakan orangtua, bekerja dengan cara yang halal untuk menafkahi keluarga, menolong orangtua menyeberang jalan, mengajarkan adik-adik belajar, memberikan selamat kepada orang yang sedang berbahagia, memberikan empati kepada orang yang terkena musibah, dan semua hal lainnya yang bisa membuat orang lain tersenyum. Karena senyum itu adalah sedekah.

Menurut Saya, kebanggan tidak hanya menerima dan memberi tapi kebanggan itu harus mempunyai sifat rendah hati dan ikhlas. Sebenarnya, bangga dan sombong itu memiliki perbedaan yang tipis. Sombong adalah meremehkan orang lain dengan kelebihan yang dimiliki sedangkan bangga adalah menunjukan kelebihan yang dimiliki tanpa merendahkan orang lain. Karena itu kebanggan hanya dimiliki oleh orang yang mempunyai sifat rendah hati dan ikhlas. Bukan orang yang sombong. Percuma bisa memberi kepada orang lain tapi pemberiannya itu hanya untuk "pamer" dan "pencitraan". Pemberian seperti itu tidak akan mendapat respect tapi akan mendapat cacian dan makian dari orang lain. Oleh karena itu, rendah hati dan ikhlas merupakan kebanggaan yang paling hakiki dibandingkan memberi dan menerima.

Jadi, arti kebanggan menurut Saya adalah menerima dan memberi dengan rendah hati dan ikhlasKarena kebanggaan itu tidak bisa dilihat, tidak bisa didengar, tapi hanya bisa dirasakan oleh diri sendiri dan Tuhan. Bukan dari orang lain. Seperti diungkapkan dalam sebuah dialog Cine Us berikut ini: "Melelahkan sekali kalau kita terus berpikir pengakuan dari orang lain. Punya kepuasan itu dari sini (menunjuk hati), bukan dari sana (menunjuk ke tempat pameran). Apa sih, arti kebanggan buat lo?"



Reaksi:

18 comments:

  1. Tetapi terkadang kebanggaan hanya berputar di masalah materi ya Mbak

    Salam kenal :)

    ReplyDelete
  2. Iya mbak, sekarang ini tidak ada materi=tidak akan dibanggakan orang
    salam kenal juga mbak

    ReplyDelete
  3. Tulisan yang patut dibanggakan mbak. Keren! :D
    Saya sampai berkaca-kaca membacanya, merinding.

    Sukses buat lombanya mbak :)

    Salam kenal

    Kunjungi juga halaman blog saya ya mbak :)

    http://abigoblog.blogdetik.com/melihat-kebanggaan-dari-penghargaan-diri/

    ReplyDelete
  4. @Abi, untung masih berkaca2. Blom nangis kan?
    Makasih udah mampir yah. Nanti aku kunjungi blognya
    @Tia, gpp kok beda. Namanya juga opini. Ada yg pro dan ada yg kontra
    Bukan matematika kan yg hasilnya harus sama

    ReplyDelete
  5. Suka dengan pertanyaan : Kebangaan itu harus dengan memberi dan menerima, dan itu harus seimbang,,

    Salam anak rantau, :-)

    Sukses untuk lombanya uni,..

    ReplyDelete
  6. kebanggaan adalah dg memberi, setuju banget! memberi membuat hidup kita jauh lebih bermakna dan bahagia. btw, gambar smartfren belum ngelink tuh mbak ke situs smartfren. jgn lupa benerin dulu ya sblm deadline :) semoga menang!

    ReplyDelete
  7. Makasih sarannya mas belalang cerewet
    Tapi Saya gak ngerti ngelink gambar Samartfren-nya
    T.T

    ReplyDelete
  8. Setuju!!!
    Kebanggan itu dimulai dari menerima dan mensyukuri pemberian Tuhan setelah itu memberi baik dg memberi kepercayaan diri sendiri maupun memberikan materi/non materi. Dan kebanggan yg hakiki itu adalah rendah hati dan ikhlas. Percuma bisa memberi tapi untuk pamer
    Semoga menang yah

    ReplyDelete
  9. Terima kasih
    Tapi kenapa pake Anonymous?

    ReplyDelete
  10. Sukses ya, buat ngontesnya. Saya juga ingin ikutan, tapi belum beres tulisannya :)

    ReplyDelete
  11. Makasih mbak santi
    Ayo cepat selesaikan mbak, menang atau kalah gak masalah. Yang penting kita eksis dan aktif mengeluarkan pendapat masing-masing.

    ReplyDelete
  12. Bangga itu tulus dam iklas... great...
    Stuju... karena tanpa ada 2 hal itu malah menjadi kesombongan.
    Mbak link smartfrenya salah alamat...
    pindah kesini...
    http://www.smartfren.com/ina/home/
    bukan ke http://myfairytalemytale.blogspot.com/2013/09/lomba-artikel-cineus-book-trailer.html

    ReplyDelete
  13. Makasih koreksinya
    Udah diperbaiki. hehe

    ReplyDelete
  14. Sama-sama...
    Follback blogku ya... sama G+ku juga... makasih ^^

    ReplyDelete
  15. Arti kebanggan menurut Saya adalah menerima dan memberi dengan rendah hati dan ikhlas <--- arti kebanggaan yang keren, Mbak :)

    ReplyDelete