Monday, August 19, 2013

Orang-orang yang Curang dalam Timbangan

Monday, August 19, 2013 Posted by rizka farizal No comments
Di jaman sekarang ini, mencari orang yang berilmu lebih mudah dibandingkan mencari orang yang jujur. Setuju gak? Yups, kalau kita sering memantau berita di tanah air ini, sudah banyak para pejabat yang terlibat korupsi. Belum selesai satu kasus, ada lagi kasus korupsi baru. Hampir semua elemen lembaga terkena kasus korupsi. Dari keuangan, peternakan, pendidikan, kepolisian, keimigrasian, migas, bahkan departemen agama yang mustinya berlandaskan Al Qur’an saja malah korupsi pengandaan Al Qur’an. Masya Allah. Kenapa orang-orang lebih gila harta dan tahta? Tidakkah mereka sadar, selama-lamanya hidup di dunia ini tidak akan sampai 200 tahun? Tidakkah mereka sadar, menjadi juara dunia itu biasa tapi menjadi juara akhirat itu baru luar biasa? Kenapa tidak mereka gunakan dengan sebaiknya? 

Hal di atas hanya terjadi pada lembaga yang besar. Apabila lembaga kecil juga diperiksa KPK, bisa jadi loh mereka korupsi. Hmmm bukannya suudzon yah, semakin tinggi tahta dan semakin banyak rejeki seseorang bukan berarti semakin istiqomah keimanannya.

For moslem in the world, berikut ini adalah tarjim Surat Al Muthaffiffin. Surat ini menjelaskan tentang ancaman bagi mereka yang suka menipu dan mengambil hak orang lain, serta ancaman bagi orang-orang kafir yang suka mengejek dan menghina orang-orang beriman. Semoga dengan mendalami kandungan dari Surat ini, kita dapat mengamalkannya. Aamiin.

1. Celakalah bagi orang-orang yang mengurangi takaran!
2. Yang jika mereka menakar (untuk dirinya) dari orang lain, mereka menakar dengan penuh.
3. Tetapi ketika mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka menguranginya.
4. Tidakkah mereka mengira bahwa mereka akan dibangkitkan?
5. Pada Hari yang Besar.
6. Pada hari tatkala manusia berdiri di hadapan Tuhan sementa alam.
7. Tidak! Sesungguhnya buku (catatan) orang-orang jahat itu berada dalam Sijjin.
8. Dan apakah yang membuat engkau tahu apakah sijjin itu?
9. Sebuah kitab yang ditulis.
10. Celakalah pada hari itu orang-orang yang menyangkal!
11. Orang-orang yang menyangkal Hari Pengadilan.
12. Dan tidak ada yang menyangkalnya kecuali orang yang melanggar (melampaui batas) dan berdosa.
13. Tatkala ayat-ayat kami dibacakan kepadanya, ia berkata: "Dongengan orang-orang kuno".
14. Tidak! Apa yang mereka usahakan menjadi karat pada hati mereka.
15. Tidak! Sesungguhnya pada bari itu mereka tertutup dari Tuhan mereka!
16. Lalu sesungguhnya mereka akan memasuki api (neraka) yang menghanguskan.
17. Lalu akan dikatakan: Inilah yang dulu kau dustakan.
18. Sekali-kali tidak! Sesungguhnya buku (catatan) orang-orang yang benar ada di 'Illiyyin.
19. Dan apakah yang membuat engkau tahu apakah 'Illiyun itu?
20. Sebuah kitab yang ditulis.
21. Orang-orang yang didekatkan [kepada Allah] akan menyaksikan itu.
22. Sesungguhnya, orang-orang yang tulus ada di dalam kenikmatan.
23. Di atas sofa yang empuk mereka memandang.
24. Engkau melihat dalam wajah mereka ada sinar kenikmatan.
25. Mereka diberi minum dari minuman sangat lezat yang disegel (ditutup).
26. Segelnya adalah kesturi, dan untuk itu hendaknya bercita-citalah mereka yang mau bercita-cita.
27. Dan campurannya adalah dari air yang datang dari atas.
28. Mata air yang diminum oleh orang-orang yang dekat (kepada Allah).
29. Sesungguhnya orang-orang yang berdosa biasa menertawakan orang-orang yang beriman.
30. Dan bila mereka melewati mereka (orang beriman), mereka saling mengerlingkan mata.
31. Dan jika mereka kembali kepada golongan mereka, mereka kembali dengan gembira ria.
32. Dan jika mereka melihat mereka (orang beriman), mereka berkata: Sesungguhnya mereka dalam kesesatan.
33. Dan mereka tidak disuruh sebagai penjaga atas mereka (orang beriman).
34. Maka pada hari ini orang-orang yang beriman akan menertawakan orang-orang yang kafir.
35. Di atas sofa yang empuk, mereka memandang.
36. Sesungguhnya orang-orang kafir akan diberi ganjaran atas apa yang mereka lakukan.

Apabila ingin mendengar bacaan ayat Al Qur'an. Silahkan buka video di bawah ini. Surat itu dilafalkan oleh anak yang masih berusia 7 tahun.


Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment