Thursday, August 22, 2013

Misteri Cicak dan Seputar Rejeki

Thursday, August 22, 2013 Posted by rizka farizal 7 comments
Cicak cicak di dinding 
Diam diam merayap
Datang seekor nyamuk
Hap hap lalu ditangkap

Lagu ciptaan Bapak (alm) A.T Mahmud itu sangat popular di jamanku masih kecil (tahun 90-an).


Seperti kutipan lagu di atas, aku akan menceritakan seputar cicak. Cicak itu penuh misteri. Tapi aku tidak menceritakan mitos – mitos aneh cicak yang katanya merupakan salah satu hewan sebagai tanda kehadiran makhluk halus. Tidak!!! Aku tidak percaya masalah mitos begituan apalagi makhluk halus. Aku juga tidak akan membahas detil cicak yang merupakan hewan yang diperintahkan Rasulullah SAW untuk dibunuh. Sebagaimana dijelaskan “saat Ibrahim A.S dilemparkan ke api namrud maka semua hewan berusaha memadamkan api Ibrahim A.S itu, kecuali cicak. Maka Rasul SAW memerintahkan untuk membunuh hewan ini dimanapun kita jumpai”. (Tafsir Imam Bn katsir juz 3 hal.185, Tafsir Imam Attabari Juz 17 hal 45). Dan sabda Rasulullah SAW : "Barangsiapa yg membunuh cicak dengan satu pukulan maka baginya 100 pahala, dan bila dengan dua pukulan maka terus berkurang dan berkurang" (shahih muslim hadits no.2240).

Saat ini, aku akan membahas seputar cicak yang mengajarkan kita tentang rejeki. Yups, seperti kita ketahui, cicak itu tidak bisa terbang, sementara makanan cicak adalah nyamuk yang bisa terbang.

Meski demikian, cicak itu tidak stress memikirkan bagaimana cara dia mendapatkan makan. Cicak hanya menempel di dinding sedangkan nyamuk yang merupakan makanannya terbang ke mana-mana. Tapi cicak tahu pasti bahwa rejekinya memang terjamin. Sebagaimana ayat Al Qur’an berbunyi “Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata” (Lauhul Mahfudz). [QS 11:6]

Seekor cicak saja tidak stress memikirkan rejekinya. Seekor cicak tidak pernah putus asa mencari mangsanya yang terbang kian kemari. Seekor cicak selalu sabar menunggu rejekinya. Kita sebagai manusia gak boleh kalah dunk dg seekor cicak. Gak mau kan disamakan dg seekor binatang?

Seperti halnya cicak, manusia juga sudah diatur rejekinya oleh Allah SWT. “Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba- Nya”. [QS 17:30]

Meskipun rezeki sudah di atur oleh Allah, tetapi kita tetap dituntut untuk berusaha sendiri. Cicak juga berusaha mendekati tempat terang yang banyak nyamuk. Apabila ada kesempatan untuk mendapatkan rejeki, jemputlah rejeki itu. Apabila ada lowongan pekerjaan, cobalah melamar dan ikuti semua tahapan seleksinya. Namun, apabila kita masih gagal mendapatkannya, janganlah putus asa. Yakinlah bahwa Allah SWT akan mengabulkan semua doa hambanya yang selalu meminta. 

Allah SWT menegaskan kembali “Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan- Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” [QS 8.53]

So, gimana? Masih stress karena masih belom dapat rejeki? Semangat dunk. Introspeksi diri apakah sikap kita ini sebelumnya sudah baik? Apabila merasa sombong, rubahlah. Apabila merasa pesimis, optimislah. Apabila merasa belum skill, rajinlah belajar dengan lebih baik. Apabila masih males-malesan, tekunlah. Apabila ibadahnya masih standar aja, tingkatkanlah. Rajin-rajin sholat Dhuha, Tahajud, Tilawah, Puasa Sunnah, dan bersedekah. Ingatlah Allah SWT tidak akan mengurangi rejeki kita apabila kita berzakat, berinfaq, dan bersedekah bahkan akan diganti Allah SWT dengan berlipat-lipat.

Jangan pernah putus asa tapi selalu bersemangatlah. Jangan pernah merasa dunia itu tidak adil dengan melihat teman sebayamu yang telah sukses. Roda itu akan terus berputar. Yakinlah kita tidak akan selalu berada di putaran roda yang terbawah.

Terakhir, seperti kutipan Thomas Alva Edison:

“Jenius adalah 1% inspirasi dan 99 % keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras”
“keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu kesiapan.”
“Saya tidak patah semangat, karena setiap usaha yang salah adalah satu langkah maju.”
Reaksi:

7 comments:

  1. terima kasih, banyak
    semoga bisa menjadi berkah

    ReplyDelete
  2. Subhanallah, ini membuat saya jadi semangat lagi dalam melam keja

    ReplyDelete
  3. Allahamdullilah , baca ini membuat saya jadi ingin lebih baik dari sekarang..

    ReplyDelete
  4. Allahamdullilah , baca ini membuat saya jadi ingin lebih baik dari sekarang..

    ReplyDelete
  5. Tapi apakah penemu penemu itu sholat om..sedangkan anda ngebahas malah agama..kok dsini mslah rejeki itu tarpaku pekerjaan dan duit saja ..hayohloh

    ReplyDelete
  6. Mas hari depan pinter nih...sampe kelewat tolol..sok tau kamu jancuk...

    ReplyDelete