Sunday, August 18, 2013

Liburan Lebaran ke Kawah Putih, Ciwidey, Jawa Barat, Indonesia

Sunday, August 18, 2013 Posted by rizka farizal No comments
Selama lebih kurang 7 tahun di Bandung, baru kali ini saya merayakan lebaran Idul Fitri di Bandung. Kebetulan, mamiku pergi menyampiri ke Bandung. Selama mami di Bandung, tiap hari kami jalan-jalan di sekitaran Bandung. Namun, hanya sehari saja yang mengunjungi objek wisata. Objek wisata yang kami kunjungi adalah Kawah Putih, Ciwidey. Objek itu dipilih, karena request mami. Katanya objek di Bandung yang pernah dikunjunginya adalah Gunung Tangkuban Perahu, Air Panas Ciater, Hutan Raya Djuanda dan Goa Jepang. Nah, ke Kawah Putih itu belum pernah.

Sebenarnya aku dan adiku sudah pernah ke Kawah Putih. Aku pergi sewaktu masih tingkat dua kuliah bersama teman seangkatanku sedangkan adiku pergi bersama temannya juga saat dia masih kuliah. Walaupun demikian, pergi ke Kawah Putih sekarang ini berbeda dengan sebelumnya. Perbedaannya adalah kami naik transportasi umum. Yuhuuu, seperti kata temanku yang berinisial K “traveling is journey, it’s not destination. Kapan lagi merasakan jalan-jalan dengan menikmati suasana angkot ngetem, duduk berdempetan seperti ikan pepes, dan tidak ada AC?

Perjalanan dari Bandung ke Kawah Putih itu sekitar 2 jam dan menaiki 3-4 kali angkot + 1 ontang-anting. Dari tempat adiku, kami naik angkot ke arah Leuwi Panjang kemudian naik Bandung-Ciwidey, Ciwidey-Kawah Putih (angkotnya warna kuning), dan setelah sampai di gerbang Kawah Putih naik ontang-anting yang merupakan transportasi dari pemilik Kawah Putihnya sendiri. Ribet amat yah perjalanan ke sana. Huhuhu

Sampai di sana, sudah siang terik dan suasana di sanapun rame karena memang lagi liburan. Dan yang paling mengecewakan adalah kabut yang berwarna putihnya sudah hilang. Yups, kalau mau merasakan suasana kabut seperti “musim salju” di negara 4 musim itu kita harus pagi ke Kawah Putihnya pagi hari. Namun, mamiku tampaknya masih tetap happy saja. Beliau semangat banget foto-fiti dan narsis di beberapa spot. Adiku juga ikutan narsis di sana. Emang keluarga narsis seh. Hehehe

Setelah puas di Kawah Putih, kamipun beristirahat dan sholat disekitar sana. Tepat di gerbang keluarnya, mami melihat ada stand yang mencetak foto pada mug. Mami sangat antusias ke stand-nya dan ingin mencetak foto juga. Katanya biar bisa dilihatin mug-nya ke teman di kantornya. Kamipun memilih foto yang akan dicetak. Sayangnya, ketika hendak mencetak foto ternyata orang di stand tidak menyediakan Bluetooth dan kabel data untuk android. Mereka hanya menyediakan kabel untuk BB dan colokan USB. Damn, gak bisa dunk dicetak fotonya. Tapi orang stand-nya bilang, di toko pusatnya disediakan kabel data dll. Kamipun mencari toko tersebut yang berada di gerbang paling depan. Setibanya di sana, kami langsung memilih foto yang kemudian dicetak sama pelayan di sana. Awalnya, foto kami diprint pakai kertas biasa setelah itu baru disablon mug-nya. Waktu lihat hasilnya MENGECEWAKAN. Fotonya gelap. Mamiku sudah ngomel2 gituh. Klo mnrt aku seh hasilnya itu jelek sewaktu memprint ke kertas biasa. Warna tinta printernya kurang bagus menurutku. Tapi yasudahlah yang penting ada foto kami pada mug. 

Sebenarnya, setelah dari Kawah Putih, aku pengen ke Danau Situpatenggang yang lokasinya tidak jauh dari sana. Namun, haripun makin sore dan khawatir perjalanan pulang tidak mulus. Kamipun langsung pulang ke Bandung dengan menaiki transportasi umum dengan rute seperti saat berangkat.

Berikut adalah beberapa foto narsis kami selama di sana.

Mami di gerbang paling depan Kawah Putih, Ciwidey, Jawa Barat

Narsis di gerbang menuju Kawah Putih

Suasananya seperti musin gugur ya?

Mirip ya mami dan adiku...

Narsis deui si tadek
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment