Sunday, May 12, 2013

Body Rafting Green Canyon dan Menyambangi Pantai Perawan

Sunday, May 12, 2013 Posted by rizka farizal No comments
Beberapa minggu lalu, aku pernah baca timeline yg ditwit oleh @infobdg. Orang Bandung gak tau Pangandaran, Green Canyon, Batu Karas? Terlalu! Oke brb ikutan trip Green Canyon deh. Kebetulan 2 minggu sebelumnya, aku juga diajak Trip Body Rafting Green Canyon oleh temanku dan tanpa pikir panjang langsung ikutan.

Seperti trip sebelumnya, selalu ada cerita dan masalah sebelum berangkat trip. Demikian juga dengan Trip Body Rafting Green Canyon. Begini ceritanya…

Sehari sebelum keberangkatan tepatnya hari Kamis, aku dipanggil utk mengikuti tes kerja di salah satu perusahaan yang diimpikan dan tesnya itu bertepatan dengan jadwal trip. Di hari yang sama, aku juga ada kuliah+tugas dan ada kuliah pengganti. Wuah panic deh. Aku langsung menghubungi travel yang menyelenggarakan trip dan dia bilang gak akan bisa mengembalikan uang yang sudah dibayar. Dia juga bilang kalo trip ini hanya bisa diganti dengan orang lain. Aku langsung menghubungi beberapa teman untuk menggantikan trip ini. Setelah menghubungi sana-sini gak ada teman yang bisa berangkat. Wuah, nyaris hangus duit 525K. Satu-satunya cara adalah me-reschedule tes kerja. Setelah menghubungi CP-nya, mereka mau me-reschedule. Alhamdulillah. Eits, aku gak bohong ke CP-nya loh. Kan beneran saya ada kuliah pagi-sore. Setelah itu, aku langsung menghubungi Team Leader Trip dan dia mau menjemput aku di Cileunyi, Bandung jam 23.30. Malem banget!!!

Pagi sebelum keberangkatan, aku kuliah seperti biasa dari pagi-siang. Siang itu adalah kuliah pengganti. Aku agak bosen dg kuliah pengganti krn kuliahnya lama bgt. Banyak yg bertanya ini itu. Alhasil baru pulang jam 5. Zzzz. Setiba di kosan, aku langsung sholat, makan dan mengerjakan tugas yang akan dikumpul hari Senin. Setelah semua selesai, baru deh packing dengan super cepat. Aku menelpon beberapa taxi sekitar jam 8 dan gak ada yang angkat telpon. Aneh, dikasih rejeki malah ditolak. Setelah berkali-kali mencoba telpon akhirnya ada yang mengangkat telpon dan taxi itu bisa menjemputku. Terima kasih Cipaganti Taxi.

Jam 22.30, aku sudah dijemput taxi. Aku beruntung meskipun malam2 sendirian di taxi tapi mendapat sopir yang super humble. Bapak sopirnya cerita2 selama perjalanan.

Sopir taxi: Kuliah dimana neng?
Aku: di ITB pak
Sopir taxi: Oh yah? Anak bungsu saya juga perempuan dan dulunya kuliah di ITB. Saya itu orangnya gak mampu. Anak saya di sekolahkan oleh pamannya.
Aku: Jurusan apa anak bapak dulu?
Sopir taxi: Dia kuliah jurusan pertambangan perminyakan. Sekarang sudah 2 tahun dia kerja di perusahaan minyak Saudi Arabia
Aku: (dalam hati: wowww, Saudi Arabia? Pasti duitnya banyak)
Sopir taxi: Dia adalah anak saya yg paling pintar. Sebelum berangkat ke Saudi Arabia, dia pernah dilamar orang yang kerja di pengadilan. Tapi dia tidak mau karena menurut anaknya: “di pengadilan itu banyak makan uang haram”
Aku: (dalam hati: gak semuanya juga pak. Ada kok yang jujur di pengadilan)

Akhirnya, hampir 1 jam di taxi sampailah di SPBU Cileunyi. Aku menghubungi team leader dan temanku yang berangkat dari Jakarta. Ternyata, mereka masih di jalan. Nunguin deh di jalan sendirian. Bosen juga nungguin mereka malem hari 2 jam di SPBU. T.T Setelah dijemput, aku mengeluarkan kain Bali dan langsung merem selama perjalanan Bandung-Green Canyon. Ngantuk super parah cuyy. Sebenarnya, tidurnya gak nyenyak juga karena sopirnya ngebut dan beberapa kali hampir tabrakan. *nasib.
Sesampai di daerah Ciamis, kami langsung menuju ke Green Canyon tanpa singgah dulu di penginapan. Aku dan rombongan agak tidak nyaman selama perjalananke Green Canyon. Yups, jalanan menuju Green Canyon itu jelek banget boo. Kalau kata ibu yang duduk di depan “kalo ada ibu yang hamil, bisa keguguran deh”.

Akhirnya setelah 7 jam perjalanan, kami sampai di Green Canyon. Yippiiii.

Sebelum body rafting di Green Canyon, kami makan di warung parkiran Green Canyon. Selesai makan baru deh beberes ganti baju dengan style mau nyebur ke sungai Green Canyon. Pastinya gak pake acara mandilah.

Aku dan rombongan dijemput guide Tour Body Rafting Green Canyon (yangmana guide-nya penduduk asli sekitar Green Canyon). Kami diantar ke posko tempat perlengkapan safety body rafting. Setelah semua rombongan memakai safety perlengkapan body rafting, kami di-briefing oleh guide tour. Inti briefingnya adalah body rafting ini dilakukan selama lebih kurang 4 Km dengan waktu sekitar 4 jam. Sius? Miapah? Lama banget.

Selesai briefing, kami diajak ke lokasi start body rafting. Jaraknya lumayan jauh dari posko dengan kondisi jalan yang kecil dan ekstrem. Kalau gak hati-hati, kami bisa terjun bebas ke tebing. Selama perjalanan, aku juga bercerita kpd guide body rafting kalo aku gak bisa berenang. Berharap aja mereka memperhatikanku selama body rafting. Maklum, agak gamang dan gak berani juga body rafting sejauh 4 Km.

Sampai di lokasi start body rafting, aku kaget karena ternyata langsung nyebur ke sungai. Kirain pake perahu dulu. Huhuhu.

Awalnya aku cemas langsung nyebur ke sungai. Maklum gak bisa berenang. Tetapi ketiga guide kami sangat memperhatikan rombongan. Alhamdulillah ketakutanku hilang. Tak dinyana setelah kira-kira 3.5 jam body rafting justru aku yang aman. Yups, selama body rafting itu ada temanku yang mengalami keram kaki, luka karena kepentok batu, dan hampir semua rombongan mengalami pegel linu sehabis body rafting. Aku bersyukur karena badanku tergolong aman. Dikatakan pegel gak terlalu juga. Mungkin karena sebelumnya rajin olahraga aerobic. Jadi, Alhamdulillah aman saja.

Setelah body rafting, kami istirahat di warung pinggir sungai. Aku dan teman yang gak bawa duit hanya bisa ngiler melihat gorengan di depan kami. Ternyata kata guide kami, kita boleh berhutang di warung sana. Cukup dengan menulis nama dan jumlah belanja langsung dibayar kemudian oleh guide. Okeh, saya dan teman langsung mengambil gorengan. Setelah istirahat di warung, aku dan rombongan langsung balik ke parkiran dengan menggunakan perahu. Sesampainya di parkiran, kami langsung makan aneka seafood. Yummy!!! Begitulah rasanya orang yang pucat kedinginan langsung menyantap makanan. Selesai makan sebenarnya rombongan body rafting itu ada acara ke Batu Hiu. Tapi aku dan temanku gak mau ikutan rombongan karena belom mandi+kucel. Masa iya, foto fiti di Batu Hiu berpenampilan kucel. Gak deh!!! Akhirnya aku dan temanku memisahkan diri dari rombongan untuk bebersih diri dulu dan berencana touring sendiri.

Aku dan 2 orang teman langsung mandi dan sholat. Kami menyewa mobil yang mengantarkan kami ke lokasi start body rafting sekaligus dengan semua guide-nya. Kami diajak ke Pantai Madasari. Pantai Madasari dipilih karena menurut guide “pantainya itu merupakan pantai perawan dan seperti Second Bali gituh”. Mendengar alasan guide, kami langsung tertarik mngunjungi pantai tersebut.
Lokasi Pantai Madasari itu tidak begitu jauh dari Green Canyon. Kira-kira 30 menit perjalanan. Di sana kami berfoto-fiti. Haripun makin gelap, kami melanjutkan perjalanan ke Pangandaran dimana tempat kami menginap. Selama perjalanan dari Green Canyon ke Pangandaran sebenarnya kami agak tidak nyaman. Maklum naik mobil pick up dengan kondisi jalan yang jelek. Namun, salah seorang guide kami selalu mengajak kami bercerita. Akhirnya kebosananpun hilang.

Beberapa meter dekat penginapan kami, tetiba mobil yang ditumpangi mogok. Alhasil, kami terpaksa berhenti dan berjalan kaki menuju penginapan. Tapi guide kami memang super bertanggungjawab. Mereka mengantarkan kami ke tempat penginapan. Terima kasih semua.

Sampai di penginapan aku dan kedua teman sekamar langsung beberes dan berencana mencari makan di sekitar penginapan. Kamipun makan di tepi Pantai Pangandaran yang gelap. Aku cukup senang makan di sana karena harganya mureh. Heheheh. Bayangkan nasi+ayam 8K dan es teh manis hanya 3K. Setelah makan, kami langsung ke penginapan dan langsung berbaring di kasur. TEPARRRR

Pagi jam 7, aku dan beberapa rombongan langsung hunting ke Pantai Pangandaran. Pantai tersebut terletak di depan penginapan kami. Setelah foto fiti dan belanja jajanan kamipun langsung mencari sarapan dan setelah sarapan langsung berangkat pulang.

Sebenarnya dalam perjalan pulang Pangandaran-Bandung/Jakarta, kami sempat mampir di pusat oleh-oleh yang terletak di Tasik. Tapi karena duit menipis, aku hanya belanja untuk diri sendiri. Oportunis? Biarin deh. Hehehe.

Aku adalah orang pertama yang sampai di kosan/rumah. Ya iyalah aku dari Bandung sedangkan rombongan lain dari Jakarta.

Bagiku trip kali ini sangat mengesankan karena ini adalah pengalaman pertamaku mencoba body rafting. Disamping itu, trip rombongan ini juga menambah kenalanku dengan teman-teman yg se-trip. And the last, Green Canyon is amazing view. Ngapain jauh-jauh ke Grand Canyon, Colorado, USA kalau di negri sendiri punya daerah yang luar biasa. Betul gak?

Berikut ini adalah foto-foto selama Trip Green Canyon, Pantai Madasari, dan Pangandaran. Semoga menarik bagi kamu semua.

Narsis depan gate Green Canyon

Posko perlengkapan body rafting

Bersama rombongan body rafting.
FYI, only one boy follows in this trip

Green Canyon (Cukang Taneuh), Ciamis, Indonesia

Pemandian Putri dan Batu Payung, Green Canyon, Ciamis, Indonesia

Tugu Tsunami Pangandaran

Pantai Madasari, Ciamis, Indonesia

Pantai Madasari, Ciamis, Indonesia

Tugu Pantai Pangandaran

Pantai Pangandaran, Indonesia
Look, Pangandaran's beach is similar as Kuta's beach Bali, isn't it?

Pantai Pangandaran, Indonesia
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment